Desah nafas biru

Memisahkan madu dengan empedu

Dalam dinginnya malam perbani

Menjelang seribu bulan singgahi pondokku

 

Kini sel-sel tubuhku bersenyawa dengan batu-batu

Yang terselip di sela akar-akar

pohon saga, pohon kersen, pohon kambojanya

Beratus ribu jumlahnya

 

Aku memanggilmu

Mengeja namamu diam

Mencari dimensi untuk menyapamu

Mengais kembang-kembang ji…

 

by pidi mohammad setiadi

»

  1. Mochammad mengatakan:

    Mantab rangkaian kata2 yang membangung baris demi baris dalam puisi di atas. Terkesan religius…
    :) Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

bismillah. terima kasih bagi yang mau komentar. apalagi komentarnya dapat membantu supaya blog ini tambah berkembang. pokoknya mah thanks we lah. ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s