Alhamdulillah, kalimat inilah yang hendaknya senantiasa membasahi lisan kita sebagai perwujudan rasa syukur atas limpahan nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita masih di beri kekuatan untuk menuntut ilmu syar’i yang Alloh ridho terhadap ilmu tersebut. Para pembaca yang budiman, menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun yang muda. sebagaimana sabda Rosululoh shollallohu ‘alaihi wasallam :

طَلَبُ اْلعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya : “menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap  muslim.”(HR.Ibnu Majah).

Para pembaca yang budiman, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa masa yang paling tepat untuk menuntut ilmu adalah masa muda karena masa muda adalah masa gemilang untuk meraih kesuksesan, masa yang apabila di pergunakan dengan sebaik-baiknya niscaya akan mendapatkan keberuntungan di kemudian hari nanti, sebagaimana yang telah dilakukan para ulama terdahulu. Mereka menghabiskan masa mudanya di jalan Alloh Ta’ala, yaitu menuntut ilmu. Dan tidak jarang pula kita mendengar mereka melakukan perjalanan berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan satu buah hadits nabi yang mulia.

Para pemuda adalah generasi penerus umat ini yang apabila mereka baik maka akan baik pula umat ini, namun apabila buruk maka akan buruk pula umat ini. Pepatah Arab mengatakan :

شَبَابُ اْليَوْمِ رِجَالُ اْلغَدِ

Artinya : pemuda hari ini adalah para pemimpin di masa yang akan datang

Akan tetapi kalau kita melihat yang terjadi di sekitar kita, justru kita melihat sebuah fenomena yang miris dan memprihatinkan. Betapa banyak para pemuda yang enggan menghadiri majelis-majelis ta’lim, apalagi menuntut ilmu syar’i. Mereka tidak lagi mempedulikan syari’at-syari’at islam, mereka lebih memilih menghadiri majelis-majelis syaithon yang di dalamnya terdapat perkara yang sia-sia, ikhtilath (bercampur) antara laki-laki dan perempuan, dan segala macam perbuatan sia-sia lainnya. Barang siapa yang masa mudanya belum pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu seperti mayit yang tidak bisa memberikan manfaat baik untuk dirinya maupun untuk orang lain dan akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya. Imam Asy-Syafi’I rohimahulloh berkata dalam sya’irnya:

barang siapa tidak pernah belajar dimasa mudanya,

 bertakbiirlah empat kali atas kematiannya.

Hidupnya seorang pemuda –demiAlloh- adalah dengan ilmu dan takwa,

sebab jika keduanya tidak ada padanya maka tiada lagi jati dirinya.

Semoga kita tidak termasuk kedalam golongan yang disebutkan oleh beliau. Oleh karena itu, untuk mendorong semangat para pemuda dalam menuntut limu penulis akan  memaparkan beberapa keutamaan ilmu.
Keutamaan-keutamaan ilmu

 

  1. Alloh Ta’ala akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu. Alloh Ta’ala berfirman:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَالَّذِيْنَ أُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجَات

Artinya : “Alloh akan meninggikan orang-orang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (QS. AlMujadilah :11)

  1. Ilmu dalah jalan menuju ke surga, Rosululloh  shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya : “barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu maka Alloh akan mudahkan baginya jalan ke surga” (HR Muslim)

  1. Akan dinaungi oleh sayap-sayap malaikat, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya : “selamat datang kepada penuntut ilmu, sesungguhnya penuntut ilmu-ilmu itu dikelilingi para malaikat dan dinaungi dengan sayap-sayapnya, sebagian mereka menaiki sebagian yang lainnya, hingga mencapai langit dunia karena kecintaan mereka terhadap apa yang mereka cari”(HR Ahmad)
  2. Ilmu adalah warisan para nabi, dan apa yang mereka wariaskan jauh lebih berharga daripada warisan materi belaka. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam dalam salah satu haditsnya bersabda :

إِنّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِيْنَارًا وَلاَ دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

artinya: “sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar maupun dirham, mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barang siapa mengambilnya (warisan ilmu) beraarti telah mengambil keuntungan yang banyak”.(HR At-Tirmidzi)

  1. Ilmu akan tetap kekal sekalipun pemiliknya telah tiada. Sebagaimana sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam :

إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاّ مِنْ ثِلاَثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْا لَهُ

artinya : “jika anak adam mati maka terputuslah amalan-amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat atau anak soleh yang mendoakannya” (HR Muslim)

  1. orang yang berilmu berbeda dengan orang-orang yang tidak berilmu, Alloh berfirman :

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالّذِيْنَ لاَ يَعْلَمُوْنَ

artinya : “katakanlah! apakah sama orang-orang yang mengetahui denan orang-orang yang tidak mengetahui “(QS: Azzumar : 9).

 

  1. menuntut ilmu dan mengajarkannya lebih utama dari ibadah-ibadah sunnah dan fardhu kifayah, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :

فَضْلُ الْعِلْمِ خَيْرٌ مِنْ فَضْلِ الْعِبَادَةِ وَخَيْرُ دِيْنِكُمْ الْوَرَعُ

artinya :” keutamaan ilmu lebih baik daripada keutamaan ibadah dan agama yang paling baik adalah al waro’ (HR Ath-Thabarani, Al-Bazzar , Ibnu Abdil Barr dengan sanad  hasan)

Penutup

 

Para pembaca yang budiman, itulah sebagian dari keutamaan ilmu dan pemiliknya. Sebenarnya masih banyak keutamaan-keutamaan yang lainnya yang tertera di dalam Al Quran dan Hadits nabi yang mulia,namun disini kami cukupkan dengan beberapa poin yang paling penting. Oleh karena itu tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda kebaikan dalam menuntut ilmu. Semoga dari tulisan ini menggugah hati para pemuda dan kaum muslimin pada umumnya sehingga mereka bergegas untuk mendapatkan keutamaan-keutamaan tersebut dan mendapatkan surga Alloh ta’ala. Wallohul Muwaffiq.

Al-Insan Amrun

Referensi :

1. kitabul ilmi oleh  Syeikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin

2.menuntut ilmu jalan menuju surga. oleh ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas.

3. khutbah pilihan setahun yayasan Al Sofwa.

bismillah. terima kasih bagi yang mau komentar. apalagi komentarnya dapat membantu supaya blog ini tambah berkembang. pokoknya mah thanks we lah. ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s